Jumat, 09 Desember 2011

SUKU KAJANG


KEHIDUPAN SUKU KAJANG
DI SULAWESI SELATAN

Suku Kajang atau yang lebih dikenal dengan Adat Ammatoa adalah sebuah suku yang terdapat pada kebudayaan Sulawesi Selatan. Masyarakat Kajang bisa di jumpai pada Kabupaten Bulukumba lebih tepatnya kecamatan Kajang. Sebuah Suku Klasik yang masih kental akan adat istiadatnya yang sangat sakral.

KARST


A.    Pengertian karst
Karst merupakan istilah dalam bahasa Jerman yang diturunkan dari bahasa Slovenia (kras) yang berarti lahan gersang berbatu. Istilah ini di negara asalnya sebenarnya tidak berkaitan dengan batugamping dan proses pelarutan, namun saat ini istilah kras telah diadopsi untuk istilah bentuklahan hasil proses perlarutan. Ford dan Williams (1989) mendefini-sikan karst sebagai medan dengan kondisi hidrologi yang khas sebagai akibat dari batuan yang mudah larut dan mempunyai porositas sekunder yang berkembang baik.

KETERKAITAN ANTARA OBJEK MATERIAL, CIRI UTAMA, DAN OBJEK FORMAL GEOGRAFI MENGENAI GEMPA DI INDONESIA


KETERKAITAN ANTARA OBJEK MATERIAL, CIRI UTAMA, DAN OBJEK FORMAL GEOGRAFI
MENGENAI GEMPA DI INDONESIA


Gempa bumi adalah getaran atau goncangan yang merambat melalui permukaan bumi dan dapat dirasakan di permukaan bumi yang berasal dari dalam bumi.

DAMPAK CAR FREE DAY


DAMPAK CAR FREE DAY TERHADAP SEBARAN DAN POLA KEGIATAN EKONOMI STRATEGIS MINGGU PAGI DI SOLO

ANALISIS TETANGGA TERDEKAT


ANALISIS TETANGGA TERDEKAT
( NEAREST NEIGHBOUR ANALYSIS)

            Analisis tetangga terdekat adalah sebuah analisa untuk menentukan suatu pola permukiman penduduk. Dengan menggunakan perhitungan analisa tetangga terdekat, sebuah permukiman dapat ditentukan polanya, misalnya pola mengelompok, tersebar ataupun seragam. Analisa tetangga terdekat memerlukan data tentang jarak antara satu permukiman dengan permukiman yang paling dekat yaitu permukiman tetangganya yang terdekat.

GEOMORFOLOGI PULAU KALIMANTAN


1.      Morfologi Kalimantan dibedakan menjadi 3 yaitu : Pegunungan, Dataran, dan Rawa.

MENGANALISIS PENYEBAB BANJIR DI WASIOR


A.     LATAR BELAKANG

Permasalahan yang sering kita hadapi ketika tibanya musim hujan adalah banjir, banjir merupakan bencana alam yang sangat merugikan baik materiil maupun non materiil, kerusakan pemukiman, lahan pertanian serta infrastruktur lain dan terganggunya aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Beberapa literatur menyebutkan, penyebab banjir ada banyak faktor, antara lain karena perubahan lahan, erosi & sedimentasi, bangunan atau permukiman di tepi sungai, perencanaan penggunaan lahan yang kurang baik, sistem drainase yang buruk, curah hujan yang tinggi, fisiografi sungai, kapasitas sungai, pengaruh air pasang, dan global warming.
Secara umum, banjir yang terjadi karena ketidakmampuan tanah untuk menyerap limpahan air hujan yang jatuh ke tanah. Pendangkalan dan perubahan berbagai penampung air seperti sungai, waduk, danau dan lainnya terus terjadi sehingga badan air tersebut tidak mampu lagi menampung air hujan. Meluapnya sungai sering menjadi penyebab terjadinya banjir.
Demikian juga yang terjadi di Wasior. Sungai Batang Salai dan beberapa anak sungai lain yang berhulu di Pegunungan Wondiwoy dan mengalir membelah Kota Wasior meluapkan air karena tingginya curah hujan sejak beberapa hari sebelumnya. Luapan air bercampur batang pohon, lumpur, kayu, batu, dan material lainnya inilah yang memporak-porandakan Wasior.